Suatu ketika, seorang murid di sebuah majelis dzikir
bertanya pada gurunya.
“Maaf, Pak Kiai! Saya masih awam. Pengetahuan saya tentang
Allah selama ini sebatas bahwa Allah itu ada. Tapi kali ini, mungkin Pak Kiai
bisa menjelaskan kepada saya tentang perbuatan Allah saat ini?”
Mendengar pertanyaan dari muridnya, Pak Kiai yang dikenal
ahli ma’rifat ini terkagum-kagum dan sekaligus mencoba untuk mencari jawaban
yang tepat. Sebab, jangan-jangan muridnya yang awam itu malah semakin bingung
bila dijawab dengan bahasa teologis tinggi.
“Maaf, kalau boleh diulang, kira-kira pertanyaan Anda tadi
apa?” Pak Kiai pura-pura tidak mengerti.
“Itu, soal perbuatan Allah saat ini sedang apa Pak Kiai?”
“Hemmm…” Pak Kiai sejenak bergumam sambil menggut-manggut.
Tak lama, ia kemudian mengatakan, “Pertanyaan Anda cukup bagus dan dalam
sekali. Sekalipun Anda awam, tapi Anda sangat cerdas melempar pertanyaan. Tapi
adakah di antara yang lain yang ingin memberi jawaban?” Sesekali Kiai memang
suka menguji pada murid-muridnya.